Kanal

Pro-Kontra

Populer

Kirim Tulisan

Pro-Kontra

Politik

"Tahukah kamu apa itu politik ?" Begitu guru madrasah saya bertanya lebih dari 30 tahun yang lalu. "politik itu", katanya lagi, "alif wa makluf, jinak menjinaki. Kalau kamu tidak menjinaki, maka kamu yang akan dijinaki.

Buta Sejarah = Bangsa Pembantu

Bicara sejarah adalah bicara penanda sejarah. Bicara penanda sejarah modern mestinya adalah bicara korporasi. Tapi malang sekali, sejarah korporasi sebagai kreator penanda sejarah tidak diajarkan di sekolah. Bahkan pelajaran sejarah keseluruhan pun ada wacana untuk dihapus. Haruskah kita buta sejarah?

Sejarah dan Masa Depan

Mendikbud Nadiem Makarim bermaksud menjadikan pelajaran sejarah di sekolah sebagai mata pelajaran pilihan. Rencana ini langsung ditolak oleh Majelis Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah. Bagi Mendikbud ini mata pelajaran Sejarah termasuk mata pelajaran yang tidak penting.

Ingin Bertukar Pikiran?

Menulis adalah cara yang paling tepat untuk mengemukakan pikiran. Bahkan dengan menulis dapat mengurangi beban dan menyehatkan pikiran.

Di Katarsis.id, kami memberikan ruang sebebasnya bagi siapapun untuk menuangkan pikirannya. Tanpa batasan topik, baik berupa kritik, saran, berbagi gagasan, tips dan pengalaman, juga curhat dan cerita fiksi mu.

Kamu juga bisa mendapatkan honorarium lho, dari tulisan mu. Tunggu update info dari kami.

Artikel Terbaru

Revolusi Pendidikan

Benar yang dikatakan Amartya Sen bahwa pembangunan adalah upaya perluasan kemerdekaan sedangkan kemerdekaan itu sendiri harus disediakan melalui pendidikan yang membangun jiwa merdeka.

DPR: The New Untouchable?

Tantangan seorang anggota DPR dari fraksi PDI-Perjuangan asal Dapil VI Jawa Timur baru-baru ini sungguh mencengangkan saya. Sang anggota dewan ini mengancam akan membongkar borok Komnas HAM jika mulai menyentuh DPR terkait rencana legislasi tertentu.

Bila Bantuan Dihentikan

Hidup kita sedikit berbeda dikala pandemi yang bernama corona melanda Indonesia. Tubuh kita harus diasingkan dalam sepetak bangunan yang dinamakan tempat tinggal. Bekerja di rumah, itulah yang menjadi agenda saat pandemi melanda. Namun kebutuhan yang terus bertambah, membuat kita harus menunggu bantuan yang didatangkan dari segala arah.

Belajar Persatuan dari Seekor Babi

Nampaknya kita salah menafsirkan kata haram dengan kata benci. Kita selalu mengaitkan kata haram dengan kata benci. Sehingga jika sesuatu itu haram sudah pasti akan dibenci. Karena dibenci maka seluruh orang juga harus membencinya. Kita terjebak pada persepsi kata yang melahirkan gelombang sikap yang tidak seharusnya dimunculkan.

Kenapa Rakyat Tidak Taat Pada Hukum?

Saya ajukan satu pertanyaan susulan. “Kenapa kalian percaya dengan pemerintah kalian?“ Secara spontan para mahasiswa Jepang tersebut menjawab, “Karena layak dipercaya.” Jawaban itu juga akhirnya membuat saya berkesimpulan, “Baik tidaknya suatu negeri tergantung kepada seberapa percaya penduduk di negeri itu kepada pemimpinnya".

Faida

Di Jember, Faida, kepala daerah petahana, beberapa waktu yang lalu mengungkapkan praktik jual-beli rekomendasi parpol. Sebagai bupati bertahan, Faida memilih untuk tidak maju melalui jalur partai karena dia tidak mau terlibat dalam politik ojek dengan membayar miliaran rupiah untuk mendapatkan rekom.

Kasus Penyerangan Syech Ali Jaber: Gila atau Ganteng?

Perbuatan orang gila seharusnya acak, tanpa pola yg konsisten. Jika statistik penyerangan pada ulama (terutama yang hafiz sekaligus good looking) oleh orang gila terjadi dalam jumlah yg cukup, maka rentetan peristiwa itu bisa disebut sebuah proses yang secara statistik terkendali atau statistically controlled process. Artinya ada dalang jelek (bad looking) dibalik rentetan peristiwa penyerangan ulama ganteng yang hapal Al Qur'an.

Ketika Kepercayaan Terlanjur Hilang

Allah mengingatkan, bila seorang pemimpin suka berbohong atau membuat tipu daya, maka yang akan menanggung akibatnya bukan hanya dia, tetapi juga kaum yang dipimpinnya. Tipu daya pemimpin akan menghancurkan diri dan kaumnya.