Kanal

Pro-Kontra

Populer

Kirim Tulisan

Pro-Kontra

Merekatkan Keterbelahan, Mewujudkan Indonesia Incorporated

Di era demokrasi liberal dengan pemilihan langsung, rivalitas para capres dan pemimpin lokal diamplifikasi melalui media sosial yang gaduh. Tergambar melalui tweeter, facebook, youtube ataupun instagram, memperkenalkan istilah: cebong dan kampret, dislike, unfollow, unfriend, dimana friksi telah memasuki grup-grup whatsapp keluarga.

Pembatalan Haji, Sebuah Narasi Islamophobik?

Dengan alasan melindungi jamaah haji Indonesia dari terpapar covid-19, Menteri Agama RI membatalkan seluruh keberangkatan jamaah haji Indonesia ke Tanah Suci pada musim Haji 1442H ini. Hampir pasti keputusan ini menuai kekesalan, kepedihan dan kekecewaan ummat Islam Indonesia.

Fenomena Hijrah Muslim Milenial

Hijrah bukan lagi dimaknai prosesi perubahan perilaku maksiat menuju ibadah, lebih dari itu, hijrah menjadi sebuah entitas untuk menggalang masa yang barangkali bisa menjadi people power menegakan misi kelompoknya. Alih-alih dengan menawarkan keindahan dalam beragama, mereka cenderung aktif mencari bahan untuk menjadi argumen menyalahkan amalan atau ibadah kelompok lain.

Ingin Bertukar Pikiran?

Menulis adalah cara yang paling tepat untuk mengemukakan pikiran. Bahkan dengan menulis dapat mengurangi beban dan menyehatkan pikiran.

Di Katarsis.id, kami memberikan ruang sebebasnya bagi siapapun untuk menuangkan pikirannya. Tanpa batasan topik, baik berupa kritik, saran, berbagi gagasan, tips dan pengalaman, juga curhat dan cerita fiksi mu.

Kamu juga bisa mendapatkan honorarium lho, dari tulisan mu. Tunggu update info dari kami.

Artikel Terbaru

Ilusi Negara Agraris

Jika menghitung luas lahan, alokasi daratan untuk pertanian hanya berkisar 31,5% dari 195 juta hektare wilayah Indonesia. Dari jumlah itu, rata-rata kepemilikan lahan petani hanya 0,3 hektare per kepala keluarga. Berbeda dengan Inggris yang berani mengalokasikan 75% lahannya untuk pertanian dari 22 juta hektare luas daratan.

Pandemi Covid, Belajar Berkarya dari Katon Bagaskara

KATARSIS.ID - Pandemi covid-19 memberikan pukulan besar di setiap sendi peri kehidupan. Sektor kesehatan, ekonomi, pariwisata, bahkan dunia kesenian dan hiburan turut serta terdampak...

Berharap Pada Kemajuan Digital Governance di Daerah

Bisa dikatakan disrupsi sedang terjadi di semua sektor kehidupan, bersamaan dengan meningkatnya kritisisme dan harapan masyarakat dalam banyak isu pembangunan. Mengecilnya peran negara, membesarnya peran sektor swasta, berlangsungnya globalisasi pemerintahan di dunia karena dorongan kemajuan teknologi informasi.

Refleksi Milad: Muhammadiyah dan Tradisi Pandawa

Gerakan Muhammadiyah adalah gerakan amar makruf nahi munkar untuk memajukan bangsa Indonesia melalui pendidikan dan gerakan sosial yang memadukan kekuatan akal dan iman. Muhammadiyah berada di sisi kanan, sisi Pandawa, sisi the right side of history yang terus berjuang melawan angkara murka,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Omnibus Law dan Persekolahan Massal, Dua Instrumen Penjongosan Bangsa...

Saat pandemi dan IT sedang merubuhkan tembok-tembok sekolah dan mensatpamkan guru-guru, wacana persekolahan gratis masih jadi jualan para calon kepala daerah. Mereka gagal mencermati bahwa persekolahan adalah masalah pendidikan yang terbesar yang bakal membegal bonus demografi.

Mengenang Sang Nabi

Jika sejarah memberi pelajaran, maka realitas geopolitik saat ini perlu kita cermati untuk memahami makna kelahiran Rosulullah SAW serta apa yang menjadi tugas sejarah bagi muslim Indonesia.

Devolusi Perancis dan Indonesia

Saat Macron menyalahkan Islam sebagai respons atas kekerasan pemuda muslim Chechnya pada seorang guru Perancis, maka sejarah sedang mencatat devolusi Republik Perancis. Devolusi yang sama sedang terjadi di Republik Indonesia saat penguasa dengan mudah mengkriminalisasi kelompok oposisi Islam dan menjadikan Islam sebagai musuh terbesar Pancasila.